Arsip untuk ‘TEKNOLOGI TERBARU’ Kategori
Posted: Januari 13, 2012 in TEKNOLOGI TERBARU
-
Sumber : techon.nikkeibp.co.jp | Author : techon.nikkeibp.co.jp
Konsep HEV Honda terbaru: mesin bensin dan motor listrik depan, dan dua motor listrik lagi di berlakang
-
Sumber : techon.nikkeibp.co.jp | Author : techon.nikkeibp.co.jp
Honda Accord dengan konsep HEV dan transmsisi kopling ganda
-
Sumber : techon.nikkeibp.co.jp | Author : techon.nikkeibp.co.jp
Konsep HEV Honda terbaru: mesin bensin dan motor listrik depan, dan dua motor listrik lagi di berlakang
TOKYO, KOMPAS.com – Honda memperkenalkan prototipe
mobil hibrida listrik (Hybrid Electric Vehicle: HEV) dengan mesin bensin
dan motor listrik terpisah di depan, plus dua lagi di belakang.
Menurut techon.nikkeibp.co.jp, tujuan Honda menciptakan
sistem ini agar performa mobil setara bila menggunakan mesin V-8 namun
konsumsi bahan bakar sama dengan mesin 4-silinder segaris. HEV adalah
prototipe yang dibuat berdasarkan pada model Accord untuk pasar Amerika
Utara.
Sistem hibrida HEVm ini, mesin bensinnya dipasang melintang di depan
dan berhubungan dengan motor listrik (di depan) melalui transmisi dobel
kopling (dual clutch transmission/DCT) 7-percepatan hasil pembangan
langsung Honda.
Dua motor listrik di belakang mempunyai tenaga yang sama, ditempatkan
di bagian tengah aksel, yang menghubungkan ban kanan dan kiri.
Mode Kerja
Ketika HEV mulai bergerak atau jalan pelan, tenaga penggeraknya berasal
dari motor listrik di belakang. Ketika tenaga dibutuhkan bertambah,
motor listrik depan berfungsi. Makin besar tenaga dibutuhkan, giliran
mesin bensin kemudian ikut bekerja.
Untuk mengontrol motor listrik, Honda menggunakan fungsi Super Handling All-Wheel Drive
(SH-AWD) yang diperkenalkan pada pada 2004. Alokasi tenaga penggerak
untuk dua roda belakang disesuaikan dengan kondisi kerja mobil melalui
dua motor belakang. Karena itulah Honda menyebut sistem hibrida baru ini
dengan “SH-AWD bertenaga listrik”.
Contohnya, ketika HEV berbelok ke kanan, mobil digerakkan oleh (1)
motor listrik roda belakang kanan. Selanjutnya, motor listrik roda
belakang kiri (2) dan motor listrik roda depan (3) diarahkan berputar ke
belakang atau bisa juga sama-sama ke depan. Dengan cara ini gaya oleng
(yaw) bisa dikontrol, mobil pun jadi lebih gampang berbelok ke kanan.
Daur Ulang Energi
Selanjutnya, dengan teknologi ini, memungkinkan pula mengisi baterai
dengan listrik hasil daur-ulang langsung oleh motor listrik roda
belakang kanan yang berputar ke arah belakang (regenerasi).
Pada SH-AWD yang dimasih digunakan Honda saat ini, tenaga mesin
dipindahkan ke belakang melalui as kopel. Alokasi tenaga untuk roda
belakang diatur oleh komponen ini. Untuk versi sekarang, langsung oleh
motor listrik yang dipasang pada kedua roda belakang.
HEV menggunakan mesin bensin V6, 3,5L injeksi langsung. Tenaga yang
dihasilkan motor listrikdepan 30 kW atau lebih tinggi. Masing-masing
dua motor belakang bertenaga 20 kW atau lebih besar lagi. Honda juga
memasang kopling antara dua motor. Sumber listrik adalah baterai
lithium-ion yang bisa diisi buatan Blue Energy Co., Ltd.
Posted: Januari 13, 2012 in TEKNOLOGI TERBARU

Sejarah permobilan mencatat bahwa salah satu penemuan terbaik di
sektor pembangkit daya adalah mesin rotary yang dibuat oleh Felix
Wankel. Mesin ini terbilang unik, karena pistonnya merangkap sebagai
ruang bakar dan memiliki gerak berputar (berotasi), bukan seperti mesin
lainnya yang lazim bergerak vertikal ataupun horisontal. Awalnya, mesin
rotary dipasang pada pesawat tempur Jerman di era ‘50-an. Baru kemudian,
teknologi ini dilirik produsen otomotif, seperti GM, Mercedes-Benz,
Rolls-Royce, dan Mazda.
Namun, di antara para manufaktur tersebut, di tangan Mazda-lah
lompatan terbesar teknologi mesin rotary terjadi. Melalui Mazda Cosmo
Concept, di ajang Tokyo Motor Show 1963, mesin ini menyihir publik
karena meski berkapasitas kecil, tenaga dan torsinya cukup besar.
Tradisi itu berlanjut hingga kini, di mana mesin rotary adalah jantung
pacu wajib untuk mobil sport Mazda RX-series.
Seiring rumor akan hadirnya RX-7 anyar dan RX-8 terbaru di 2010,
Mazda terlebih dahulu menggulirkan sumber tenaganya. Mesin ini merupakan
generasi anyar jantung pacu berkode 16X, yang diklaim lebih bertenaga
dan lebih irit, berkat adanya perubahan desain dan penyematan teknologi
baru.
Tahun 2009 ini pun selubung misteri RENESIS (akronim darai Rotary
Engine GENESIS) terbaru mulai tersingkap. Ubahan pertama dapat dilihat
dari disematkannya teknologi khas Mazda, DISI (Direct Injection Spark
Ignition). Pada dasarnya, sistem injeksi ini akan mencampur terlebih
dahulu udara dan bensin, sebelum disuntikkan ke ruang bakar. Tujuannya,
agar torsi tetap terjaga di segala putaran. Walhasil, karena torsi yang
dihasilkan konstan, mobil pun akan berakselerasi lebih cepat.
Ubahan berlanjut dengan penggunaan dua busi tiap silinder. Selain
itu, jarak antar busi dan jarak busi ke ruang bakar juga diubah. Cara
ini dilakukan agar pembakaran stabil. Sebagaimana diketahui, piston pada
mesin rotary juga berfungsi sebagai ruang bakar. Kondisi ini
mengakibatkan besar kemungkinan terjadi ketidaksempurnaan pembakaran
saat putaran tinggi, karena piston bergerak terlalu cepat dan waktu
percikan api busi tidak tepat. Lalu, untuk mengeliminasi overlap
(bentroknya arus masuk BBM dengan aliran keluar sisa pembakaran),
dimensi piston dan cangkangnya diperbesar.
Isu tentang mesin rotary yang boros oli mesin juga dapat diatasi
dengan mengubah dan memperbesar jalur pelumasan. Penggunaan oli lebih
efisien karena dapat menjangkau area yang lebih luas ketimbang cara
lama, di mana oli mesin berkumpul di satu dua titik pelumasan. Dari
perubahan yang ada, bisa dipastikan terjadi kenaikan kapasitas mesin.
Diperkirakan, mesin baru ini hadir dalam konfigurasi twin rotor, 800 cc x
2 (sebelumnya 654 cc x 2), dengan bahan bakar lebih hemat 20% dan
menghembuskan tenaga hingga 270 hp (dari sebelumnya 260 hp).

Siklus dari sebuah mesin rotary.
Perhatikan bahwa masing-masing empat stroke diwakili oleh sisi
persegi dan bahwa Top Dead Center (TDC) dan Bottom Dead Center (BDC),
ruang volume maksimum dan minimum, berada di sudut. rotor berputar di
satu maju tingkat ketiga poros eksentrik dan dibutuhkan 270 derajat
putaran poros eksentrik antara TDC dan BDC, dan sebaliknya, yang lebih
dari 90 derajat tingkat stroke 180 dari mesin piston konvensional.
Meskipun berkonsentrasi hanya pada satu ruang kerja , demi
kejelasan, perlu diketahui bahwa setiap ruang melakukan siklus sendiri,
120 derajat keluar dari fase dengan tetangganya. Dengan cara ini, tiga
kamar berkontribusi pada produksi satu stroke daya per rotor per putaran
dari poros eksentrik, yang menghasilkan dua kali kapasitas mesin piston
perpindahan nilai identik.
Memvisualisasikan volume ruang kerja tidak semudah melakukannya untuk
bagian-bagian mesin yang solid. Animasi mesin, di bawah ini, akan
membantu Anda melihat ruangan sebagai volume dinamis mengubah yang
bergerak di dalam mesin karena bekerja melalui siklus. Sekarang,
bayangkan urutan ini terjadi secara bersamaan, 120 derajat keluar dari
fase, pada ketiga tampilan rotor.
Intake
Udara / campuran bahan bakar memasuki silinder melalui intake manifold; gerakan rotor pasukan ke ruang berikutnya.
intake manifold
Bagian-bagian di mana udara / campuran bahan bakar memasuki silinder.
Power
Ketika tingkat kompresi tercapai, busi menghasilkan bunga api yang memicu udara / campuran bahan bakar
Rotor
Segitiga piston balik sebuah poros eksentris sekitar dan mengirimkan sebuah gerak rotasi secara langsung dengan crankshaft
Exhaust
Dalam bagian ini sebelum manifold knalpot, gas terbakar dikeluarkan oleh rotor.
Compression
putaran Rotor itu mengurangi volume pada ruang dan memampatkan campuran.
Exhaust Manifold
Melalui pipa gas yang terbakar dikeluarkan dari silinder.
Posted: Januari 12, 2012 in TEKNOLOGI TERBARU

Mazda hari ini memperkenalkan teknologi yang mereka sebut “SKYACTIV”
generasi mendatang. Teknologi ini terdiri dari enam komponen kendaraan,
yaitu mesin bensin, mesin diesel, transmisi otomatik dan manual, bodi,
serta sasis.
Tertinggi & terendah

Dari seluruh teknologi tersebut, yang paling dibanggakan dan
merupakan urutan pertama adalah SKYACTIV-G, yaitu mesin bensin injeksi
langsung dengan perbandingan kompresi 14,0 : 1. Mazda pun mengklaimnya
sebagai mesin bensin dengan kompresi tertinggi di dunia.
Hasil tes mesin ini—dipasang pada Mazda Demio (di luar Jepang disebut Mazda2)—konsumsi bahan bakarnya 30 km/liter.
Mereka juga menjelaskan, dengan perbandingan kompresi yang tinggi
tersebut, efisiensi bahan bakar mesin naik sampai 15 persen, begitu juga
dengan torsinya. Kendati demikian, mesin ini tetap oke digunakan
untuk sehari-hari (biasanya mesin kompresi tinggi untuk balap). Torsi
yang dihasilkan juga naik dan bisa diperoleh mulai dari putaran rendah
sampai sedang. Untuk ini, Mazda menggunakan formasi sistem pembuangan
4-2-1. Bagian lain yang dikembangkan adalah piston berlubang dan
injektor banyak lubang.
Teknologi terbaru kedua dan tidak kalah menarik adalah SKYACTIV-D,
yaitu mesin diesel dengan perbandingan kompresi terendah di dunia, 14,0 :
1. Mereka menyebutkan, mesin ini menggunakan
turbocharger dua tahap. Dengan perbandingan kompresi rendah, suara yang dihasilkan mesin sangat halus.
Kendati demikian, mesin tetap responsif dari putaran rendah sampai
tinggi. Malah, torsi yang dihasilkan bertambah dan diperoleh dari
rentang putaran rendah sampai 5.200 rpm. Selain itu, menurut Mazda,
mesin ini sudah memenuhi standar emisi Euro6.
Transmisi & sasis

Untuk transmisi, Mazda menyebutkan teknologi baru SKYACTIV-Drive.
Transmisi otomatik generasi terbaru ini sangat efisien dan mampu
menggabungkan semua kelebihan transmisi otomatik konvensional, CVT, dan
transmisi kopling ganda.
Untuk transmisi manual, pembaruan membuat gerakan perpindahan gigi
jadi lebih cepat dan mudah. Ukuran transmisi makin kecil karena
strukturnya diperbaiki.
Beralih ke bodi, Mazda menyebut SKYACTIV-BODY. Bodi ini lebih ringan 8
persen dibandingkan sebelumnya, tetapi juga makin kokoh. Kemampuan
menahan tabrakan diklaim makin mantap. Hal itu diperoleh karena setiap
bagian rangka dibuat dengan struktur lurus.
Bicara soal sasis, ada SKYACTIV-Chassis. Pengembangannya difokuskan
untuk menurunkan bobot dan membuat pengendalian makin mantap.
Pengembangan lain adalah
strut depan dan suspensi
multi-link dengan bobot makin ringan, tetapi dengan kekuatan yang bertambah (seluruh sasis lebih ringan 14 persen dari Mazda lama).
Produk pertama Mazda yang akan menggunakan teknologi SKYACTIV
generasi terbaru ini adalah Demio. Produk tersebut akan dipasarkan di
Jepang pada awal semester pertama 2011.
Tentang pengembangan teknologi ini, Takashi Yamanouchi,
Representative Director, Chairman of the Board, President & CEO
Mazda, mengatakan, “Mazda sedang memperbarui seluruh mesin, transmisi,
dan platform jajaran produk. Mazda juga mengubah proses produksi, mulai
dari riset dan pengembangan, sampai ke produksi massal. Kami harus
melakukan inovasi teknologi di seluruh area.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar